Pengaruh Fenomena El nino Terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Laut Indonesia

Posted On December 21, 2009

Filed under oseanografi

Comments Dropped 22 responses

Bencana alam yang menimbulkan dampak negatif pada berbagia aspek kehidupan manusia dan mahkluk hidup lainnya akhir akhir ini semakin sering terjadi di wilayah Indonesia. Peristiwa tsunami di provinsi nangroe aceh darussalam dan provinsi jawa barat serta kejadian gempa di wilayah jawa tengah dan yogyakarta dan di daerah daerah lainnya merupakan contoh aktual yang mudah disimak. Fenomena alam tersebut umumnya merupakan suatu proses yang kompleks serta melibatkan banyak faktor almai sehingga gejala kehadirannya seringkali tidak mudah terdeteksi secara dini. Konsekuensinya adalah dampak yang ditimbulkan biasanya sangat luas dan menimbulkan kerugian yang besar akibat tidak adanya tindakan antisipasi yang dapat dipersiapkan sebelumnya.

Pada sektor perikanan fenomena alam juga memperlihatkan peran yang semakin penting akhir akhir ini melalui munculnya anomali iklim el nini dan la nina. Anomali iklim tersebut semakin sering terjadi dengan kondisi musim yang semakin ekstrim dan durasi yang semakin panjang sehingga menimbulkan dampak yang signifikan terhadap hasil penangkapan ikan di laut indonesia. Di daerah tropis, kedua anomali iklim tersebut biasanya menimbulkan pergeseran pola curah hujan, perubahan besaran curah hujan dan perubahan temperatur udara. Akibatnya ikan di laut semakin berkurang dan meningkatnya perubahan cuaca yang susah ditebak yang menyebabkan nelayan takut melaut karena gelombang laut yang besar hingga mencapai beberapa meter.

sumber: wind

Apa itu el nino? El nino menurut sejarahnya adalah sebuah fenomena yang teramati oleh para penduduk atau nelayan Peru dan Ekuador yang tinggal di pantai sekitar Samudera Pasifik bagian timur menjelang hari natal (Desember). Fenomena yang teramati adalah meningkatnya suhu permukaan laut yang biasanya dingin. Fenomena ini mengakibatkan perairan yang tadinya subur dan kaya akan ikan (akibat adanya upwelling atau arus naik permukaan yang membawa banyak nutrien dari dasar) menjadi sebaliknya. Pemberian nama El-Nino pada fenomena ini disebabkan oleh karena kejadian ini seringkali terjadi pada bulan Desember. El-Nino (bahasa Spanyol) sendiri dapat diartikan sebagai “anak lelaki”. Di kemudian hari para ahli juga menemukan bahwa selain fenomena menghangatnya suhu permukaan laut, terjadi pula fenomena sebaliknya yaitu mendinginnya suhu permukaan laut akibat menguatnya upwelling. Kebalikan dari fenomena ini selanjutnya diberi nama La-Nina (juga bahasa Spanyol) yang berarti “anak perempuan” (oseanografi.blogspot.com., 2005). Fenomena ini memiliki periode 3-7 tahun.

El nino adalah kondisi abnormal iklim di mana suhu permukaan Samudra Pasifik di pantai Barat Ekuador dan Peru lebih tinggi dari rata-rata normalnya. Gilbart walker yang mengemukakan tentang El Nino dan sekarang dikenal dengan Sirkulasi Walker yaitu sirkulasi angin Timur-Barat di atas Perairan Pasifik Tropis. Sirkulasi ini timbul karena perbedaan temperaatur di atas perairan yang luas pada daerah tersebut.

a)     Perariran sepanjang pantai China dan Jepang, atau California Utara dan Virginia, lebih hangat dibandingkan dengan perairan sepanjang pantai Portugal dan California. Sedangkan perairan di sekitar wilayah Indonesia lebih hangat daripada perairan di sekitar Peru, Chile dan Ekuador.

b)     Pebedaan temperatur lautan di arah Timur-Barat ini menyebabkan perbedaan tekanan udara permukaan di antara tempat tempat tersebut.

c)      Udara bergerak naik di wilayah yang lebih hangat dan bergerak turun di wilayah lautan yang lebih dingin. Dan menyebabkan aliran udara di lapisan permukaan bergerak dari Timur ke Barat.

Inilah yang kemudian disebut dengan angin pasat timuran.

Pengaruh el nino pada hasil penangkapan ikan di laut indonesia sendiri memiliki dua pendapat. Ada yang mengatakan bahwa fenomena ini berpengaruh positif dan ada juga yang mengatakan kalau fenomena ini berpengaruh negatif.

Kapanlagi.com – Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) meminta, pemerintah untuk memberikan perhatian penuh terhadap gelombang panas El Nino, yang diperkirakan akan terjadi antara September 2009-Januari 2010, karena perubahan iklim itu dapat mengancam kehidupan nelayan di Indonesia. “Jika pemerintah memberikan perhatian khusus dengan memberikan informasi, maka para nelayan dapat melakukan antisipasi perubahan iklim yang menyebabkan penurunan curah hujan secara drastis itu,” kata Sekjen KIARA, M Riza Damanik di Jakarta, Senin (3/8).

Menurut Riza, keterbatasan data dan informasi mengenai kondisi kelautan (oseanografi) menjadi pangkal persoalan disektor perikanan. Sehingga, ketika terjadi El Nino, ikan bermigrasi. Hal ini berdampak pada minimnya hasil tangkapan nelayan. Jika hal tersebut terus dibiarkan tanpa penanganan serius oleh pemerintah, efek buruk El Nino bakal berakibat pada melemahnya daya adaptasi nelayan tradisional. Riza mengatakan, pada tahun-tahun normal, air laut dalam yang bersuhu rendah dan kaya akan nutrisi bergerak naik ke permukaan di wilayah dekat pantai. Kondisi ini dikenal dengan upwelling. Upwelling ini menyebabkan daerah tersebut sebagai tempat berkumpulnya jutaan plankton dan ikan. Ketika terjadi El Nino upwelling menjadi melemah dan air hangat dengan kandungan nutrisi yang rendah, menyebar disepanjang pantai sehingga panen para nelayan berkurang.

Menurut dia, perubahan lokasi potensial penangkapan ikan akibat El Nino, memicu pemborosan waktu melaut dan bahan bakar nelayan tradisional. “Inilah gambaran potret buram perikanan tradisional nusantara. Tanpa penanganan berarti, alih-alih bakal menuai kesejahteraan, nelayan tradisional akan terus dihadapkan pada situasi kemiskinan akut,” ujar Riza. Keberadaan ikan di perairan Indonesia bersifat dinamis, selalu berhijrah mengikuti pergerakan kondisi lingkungan. Secara alamiah, ikan akan memilih habitat yang lebih sesuai. Kesesuaian habitat tersebut ditentukan antara lain oleh temperatur permukaan laut, salinitas, konsentrasi klorofil laut, dan cuaca serta yang berpengaruh pada dinamika pergerakan air laut, baik secara horisontal maupun vertikal.

Riza menjelaskan, belum diakuinya keberadaan nelayan tradisional dalam Draf Rancangan Undang-Undang Perubahan Undang-Undang No. 31 Tahun 2004, tentang Perikanan menunjukkan ketidakpedulian pemerintah. (kpl/bar)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/h/el-nino-ancam-kehidupan-nelayan-tanah-air.html

Jakarta, Kompas -Gejala El Nino yang sedang berlangsung tidak hanya mendatangkan kerugian akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Namun, di perairan, seperti di selatan Pulau Sumatera, Jawa, hingga Nusa Tenggara, dapat menguntungkan atau berdampak positif karena biota ikan dari kedalaman akan berenang lebih dekat ke permukaan laut.

“Pengaruh El Nino memang bisa mengakibatkan musim penangkapan ikan menjadi lebih banyak. Namun, nelayan juga harus dipersiapkan untuk menghadapi musim paceklik setelah itu,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi pada konferensi pers, Rabu (26/7) di Jakarta.

Freddy di dalam konferensi pers menekankan perlunya program kelautan dan perikanan menjadi bidang pembangunan tersendiri. Dia menyampaikan capaian kinerja pembangunan kelautan dan perikanan selama lima tahun terakhir, termasuk keberhasilan penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional Konferensi Kelautan Dunia (WOC) dan Sail Bunaken di Sulawesi Utara pada Agustus ini.

Tak bisa dilawan

Secara terpisah, dampak positif El Nino juga dipaparkan Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Edvin Aldrian. “Selama ini publik disuguhi informasi dampak El Nino masih dari sisi yang tidak menguntungkan saja,” kata Edvin.

Menurut dia, alam, termasuk fenomena El Nino, tak bisa dilawan. Tindakan adaptif atau memanfaatkan nilai keuntungan yang ditimbulkannya menjadi sangat penting. Pada sektor perikanan, fenomena El Nino mengakibatkan suhu laut menjadi lebih dingin. Biota laut, termasuk ikan-ikan bernilai ekonomis, seperti ikan tuna dari kedalaman, akan berenang mendekati permukaan laut.

Dengan kondisi air laut seperti itu, industri rumput laut juga lebih diuntungkan. Termasuk pula industri garam karena mendapatkan penyinaran matahari yang lebih lama sehingga produksi juga akan lebih menguntungkan petani.

Perburuan sirip hiu

Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi juga menyinggung perburuan sirip ikan hiu di wilayah perairan Indonesia timur bagian selatan. Pihak Australia pun sering melayangkan protes atas tindakan yang merusak keseimbangan ekosistem kelautan tersebut.

“Nelayan-nelayan tradisional penangkap ikan hiu, yang hanya mengambil siripnya, itu hanya dimanfaatkan oleh mafia saja,” kata Freddy. Freddy mengatakan bahwa mafia yang dimaksudkan tersebut adalah para pedagang yang mengambil keuntungan dari perolehan sirip ikan hiu. Ia menyebutkan, mafia itu berperan hingga membelikan kapal nelayan untuk menangkap ikan hiu dan hanya mengambil siripnya saja.
“Satu kapal yang diberikan ke nelayan tradisional harganya paling-paling hanya Rp 30 juta. Namun, pendapatan mafia dari hasil sirip ikan hiu bisa mencapai Rp 5 miliar,” kata Freddy.

Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Riza Damanik menyatakan, untuk masalah perburuan sirip ikan hiu ini, pemerintah dituntut lebih tegas menerapkan kebijakannya dalam hal konservasi atau penyelamatan lingkungan.(NAW)

Sumber:http://koran.kompas.com/read/xml/2009/08/27/04354865/el.nino.berdampak.positif.pada.perikanan

Dari berbagai sumber yang ada dapat disimpul kan bahwa fenomena el nino sangat berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan di laut indonesia. Dari segi positif hingga segi negatif, contohnya untuk bagian indonesia barat hasil penangkapan bisa lebih banyak karena biota ikan dari kedalaman akan berenang lebih dekat ke permukaan karena banyak nutrisi di permukaan yang dibutuhkan ikan.

22 Responses to “Pengaruh Fenomena El nino Terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Laut Indonesia”

  1. prince60

    nah nutrien kan jadi banyak akibat el nino tuh….disitu kan terjadi upwelling….berarti selama ni yang menyebabkan upwelling tuh el nino ya bil???

    • bily2

      iya fad…fenomena upwelling akan terjadi apabila angin berhembus terus menerus di sepanjang pantai dengan kecepatan 15-25 knot yang menyebabkan massa air pantai yang bersuhu hangat di permukaan bergerak ke arah laut lepas(ekman transport). kekosongan massa air di permukaan ini selanjutnya diisi olehnaiknya massa air yang lebih dingin dari kedalaman antara 50-300 meter dengan kecepatan 1-5 meter per hari yang kaya unsur hara.

      puas g fad…huft_

  2. febrian08

    okok….bagus…
    gini ya bil ada satu pertanyaan,,,ko bisa pas terjadi EL NINO seluruh nelayan tradisional atau pun nelayan modern merugi?????
    pa kerugian itu hanya terjadi di daerah yang terkena EL NINO pa seluruh nusantara???

    • bily2

      jadi gini…pas el nino terjadi tuh ikan lagi pada migrasi ke daerah yang tempatnya lebih cocok untuk hidup makanya laut indonesia ikannya lagi sedikit pas terjadi el nino maka dari itu hasil tangkapan nelayan berkurang.

      kerugian gak terjadi di seluruh indonesia koq…karna dampak el nino hanya terjadi di indonesia bagian timur.
      thx fren.

  3. cheatonunpad

    Hai Bil..,
    mau nanya neh…

    Sewaktu terjadi El Nino upwelling menjadi melemah dan air hangat dengan kandungan nutrisi yang rendah, menyebar disepanjang pantai sehingga panen para nelayan berkurang. Perubahan lokasi potensial pada penangkapan ikan memicu pemborosan waktu melaut dan bahan bakar nelayan tradisional. Nah, ini bagaimana cara mengatasinya ?

    • bily2

      caranya ya udah ton gak usah melaut buang buang waktu aja ma buang buang bensin kalo melaut…mending cari kerja yang laen…haa

      kalo untuk nelayan yang udah cangih neh peralatan melautnya, mereka gak akan buang buang waktu dan bensin karena mereka tau dimana lokasi yang banyak ikan dengan menggunakan alat yang canggih itu ton…beda ma yang tradisional, yang harus muter muter dulu di laut baru bisa dapet ikan. cape kan…hee

      ^^
      thx fren.

  4. tanty

    billyy
    mau nanya dehh
    kan katanya ikan berenang ke permukaan tuh gara” el nino, tp kok abis itu nelayan juga harus dipersiapkan pada masa paceklik? emg ikan”nya pergi yah kalo el nino nya uda lewat ? gimana prosesnya sih ?

    makasiii😉

    • bily2

      iya ikannya pergi dah habis ditangkepin haa…

      jadi ikannya tuh migrasi…pindah tempat gitu kan el nino dah lewat jadi nutrien yang dibutuhkan ikan dah gak ada lagi. ikan migrasi nyari daerah yang lebih baik buat hidupnya.

      okok
      hee

      thx fren.
      ^^

  5. umenk

    bil mw nanya nih..
    penjelasan dari konsentrasi klorofil laut apa an?
    trus kan dampak positif el nino di selatan Pulau Sumatera, Jawa, hingga Nusa Tenggara dapat menguntungkan atau berdampak positif karena biota ikan dari kedalaman akan berenang lebih dekat ke permukaan laut,apakah hanya di daerah tersebut saja atau bisa di dapat di daerah lain dampak positif dari el nino nya??

    • bily2

      konsentrasi klorofil laut ya?
      aku juga kurang tau tentang itu,,,coz bukan tentang klorofil seh…tapi tentang el nino.hee

      dampak positif ya hanya di Indonesia bagian itu aja bi…kalo di bagian lain tuh yang meruginya. itu yang saya tau bi…

      maap ya jawaban saya kurang memuaskan…

      oke lah kalo begitu

      thx fren.
      ^^

      • umenk

        oh gt,ywdah klo begituh…

        yhx y..

  6. accentarigan

    untuk memprediksi kecenderungan elnino yang akan terjadi pada periode mendatang, hal apa yang bisa kita lakukan???
    trimss . . .

    • bily2

      kita bisa lebih mengenal dulu el nino,,,kita pelajari tuh…jadi,,,jika terjadi el nino kita sudah tau apa itu el nino dan kita bisa lebih siap menghadapinya. jadi tidak menyalahkan pemerintah terus…sip.

      hee

      thx fren

      ^^

  7. bily2

    untuk teman kelompok yang belum meng-comment tulisan ini diharapkan lekas meng-commentnya segera karena comment dari teman teman akan saya print untuk di kumpulkan dan karena juga hari ini adalah deadline untuk tugas dari bu Lintang.

    terima kasih.

    jika tidak meng-comment juga saya tidak menanggung dosa dosanya.
    piss
    ^^

    hoo haa hii huu hee

  8. meitha15

    apa dampak positif dan negatif dari pengaruh fenomena el-nino terhadap hasil penangkapan ikan dilaut indonesia yang lebih spesifiknya????

    • bily2

      ya itu met…positifnya hasil tangkapan tuh lebih banyak untuk di Indonesia bagian barat…negatifnya hasil tangkapan berkurang di Indonesia bagian timur.

      huft_

  9. dhabud55

    bill…fenomena el nino yang terjadi dapat dicegah gak?

    maksih bil.

    • bily2

      ya enggak lah…gimana sih lu ini…kan el nino tuh mang dah dari sananya menjadi fenomena yang terus berlangsung tiap beberapa tahun…

      parah lu…

  10. lintang

    Saya suka tulisan “hari bebas mu”, brgitu naturalnya seorang bily.

    Tulisannya sudah cukup baik, semoga bisa terus berkarya menghasilkan tulisan-tulisan yang luar biasa.
    Terinspirasi dari tulisan kamu, “Pengaruh el nino pada hasil penangkapan ikan di laut indonesia sendiri memiliki dua pendapat. Ada yang mengatakan bahwa fenomena ini berpengaruh positif dan ada juga yang mengatakan kalau fenomena ini berpengaruh negatif.Pada satu sisi dikatakan bahwa ketika terjadi El Nino upwelling menjadi melemah dan air hangat dengan kandungan nutrisi yang rendah, menyebar disepanjang pantai sehingga panen para nelayan berkurang.Dan disisi lain mengatakan bahwa pengaruh El Nino memang bisa mengakibatkan musim penangkapan ikan menjadi lebih banyak
    Jelaskan bagaimana menurut pendapat kamu mengenai musim penangkapan ikan pada saat terjadi el nino?

    • bily2

      hee^^ ibu mah bisa aja…
      banyak cerita dalam kehidupan ini…ada yang manis dan yang pahit itu menjadikan sebuah kenangan. ya,,,kenangan.hoo^^
      terkadang kita bisa tertawa seperti orang gila dan juga bisa sedih seperti ayam sakit jika mengingatnya haa^^
      dengan adanya waktu kenangan itu bisa terlupakan tergandung apa yang diinginkan. hanya penyesalan…waktu itu tak terasa tak disadari berlalu. jalani lebih baik, karna takkan terulang.

      pendapat saya ya bu?
      jika pada saat musim penangkapan ikan terjadi el nino, hasil tangkapan ikan berkurang dari musim lainnya yang pada saat itu tidak terjadi el nino. karena ikan pada saat terjadi el nino banyak yang migrasi ke daerah lain untuk kelangsungan hidupnya. jadi ikan yang ada di laut Indonesia berkurang.

      bu koq lama bgt seh kirim pertanyaannya?
      maap ya jadi baru bisa dijawab sekarang.
      hee^^

      ya udah bu…makasih dah kasih comment.
      tapi bu untuk kata natural…kayanya saya gak begitu natural deh, kalo saya mah hanya apa adanya aja koq.
      natural tuh apa sih bu?
      hee^^

  11. novi

    bil………….apakah elnino dapat dikatakan sebagai penyebab terjadinya dinamika ekosistem perairan

    • bily2

      menurut sumber yang saya dapatkan el nino termasuk kedalam faktor penyebab terjadinya dinamika ekosistem perairan lihat disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s