DAFTAR ISTILAH

Posted On April 13, 2010

Filed under marine ecology

Comments Dropped one response

artikel terkait

Abiotik adalah komponen alam semesta yang tidak hidup.

Abrasi adalah pengikisan pantai oleh arus atau ombak.

Adaptasi adalah cara makhluk hidup mengatasi tekanan lingkungan untuk bertahan hidup.

Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian fungsi alat-alat tubuh organisme terhadap lingkungannya.

Adaptasi morfologi adalah penyesuaian pada organ tubuh yang disesuaikan dengan kebutuhan organisme hidup.

Adaptasi kurtural adalah penyesuaian pola hidup terhadap kebiasaan atau tingkah laku.

Algae adalah sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ dengan perbedaan fungsi yang nyata.

Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, konsumen primer, konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba di dalam tanah.

Amfibi adalah hewan yang dapat hidup didua alam, yaitu darat dan air.

Angiospermae adalah tumbuhan berbunga.

Areal merupakan suatu lahan yang menjadi tempat tinggal berbagai macam makhluk hidup.

Avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Bahan organik mencakup semua bahan yang berasal dr jaringan tanaman dan hewan, baik yang hidup maupun yg telah mati, pada berbagai tahana (stage) dekomposisi (Millar, 1955).

Bakau adalah salah satu jenis dari mangrove.

Bakteri adalah organisme bersel satu yang hanya dilihat dengan bantuan mikroskop.

Biota perairan adalah berbagai jenis organisme yang hidup di perairan laut, tawar maupun payau.

Crustacea adalah hewan akuatik yang ada di laut dan darat berbentuk udang udangan.

Daerah teresterial adalah suatu kawasan daratan yang mencakup semua organisme di dalam suatu daerah yang saling memperngaruhi dengan lingkungan fisiknya sehingga arus energi mengarah ke struktur makanan, keanekaragaman biotik dan daur-daur bahan yang jelas di dalam sistem.

Detritus adalah organisme yang memakan partikel partikel organik.

Detrivitor adalah organisme yang memakan partikel partikel organik atau detritus.

Difusi adalah berpindahnya zat dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke larutan yang berkonsentrasi rendah.

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya.

Ekologi laut adalah interaksi makhluk hidup dengan seluruh komponen yang ada di laut.

Ekologi laut tropis adalah interaksi makhluk hidup dengan seluruh komponen yang ada di laut tropis.

Ekologi laut subtropis adalah interaksi makhluk hidup dengan seluruh komponen yang ada di laut subtropis.

Ekologi laut kutub adalah interaksi makhluk hidup dengan seluruh komponen yang ada di laut kutub.

Ekosistem adalah hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antara komunitas dengan lingkungan abiotiknya pada suatu tempat tertentu.

Ekosistem lamun adalah sistem (organisasi) ekologi padang lamun yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik.

Ekosistem mangrove merupakan habitat bagi berbagai fauna, baik fauna khas mangrove maupun fauna yang berasosiasi dengan mangrove.

Ekosistem terumbu karang merupakan habitat biota laut penghasil kapur (CaCO3) khususnya jenis jenis karang batu dan alga berkapur, bersama-sama dengan biota yang hidup di dasar lainnya seperti jenis jenis moluska, krustasea, ekhinodermata, polikhaeta, porifera, dan tunikata serta biota-biota lain yang hidup bebas di perairan sekitarnya, termasuk jenis-jenis plankton dan jenis-jenis nekton.

Ekowisata adalah suatu bentuk wisata yang sangat erat dengan prinsip konservasi.

Erosi adalah pengikisan tanah oleh air.

Evolusi adalah perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhana ke betuk yang lebih kompleks secara bertahap dan waktu yang sangat lama.

Fenomena adalah kejadian pada tempat dan waktu tertentu.

Fitoplankton adalah tumbuhan renik yang biasanya mengapung di permukaan air atau di melayang di kolom air.

Fluktuasi salinitas adalah berubahnya kandungan garam dalam suatu waktu.

Fungi merupakan kerajaan untuk jamur jamuran.

Fungsi ekologis adalah kegunaan untuk kebaikan lingkungan sekitar.

Fungsi ekonomi adalah kegunaan untuk mendapatkan keuntungan.

GRK adalah Gas Rumah Kaca.

Habitat merupakan tempat hidup dan tempat tinggal organisme.

Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan.

Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di muara sungai, daerah pasang surut atau tepi laut.

Hutan negara adalah hutan milik negara yang dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat.

Jamur adalah organisme yang tidak memiliki klorofil dan kebanyakan tumbuh dengan spora.

Jaring jaring makanan adalah urutan rantai makanan.

Karnivor adalah hewan pemakan daging.

Kondisi georafis adalah keadaan alam di wilayah tertentu tempat makhluk hidup tinggal.

Konservasi alam adalah pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam untuk kebutuhan hidup.

Konversi adalah suatu usaha peralihan dari sesuatu yang telah ada.

Laguna adalah sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya.

Lamun adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae), mempunyai akar, batang, daun sejati yang hidup pada substrat berlumpur, berpasir sampai berbatu yang hidup terendam di dalam air laut dangkal dan jernih, dengan sirkulasi air yang baik.

Limbah adalah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tanggaindustripertambangan, dan sebagainya.

Limbah domestik adalah sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan di permukiman penduduk.

Logam berat adalah unsur-unsur kimia dengan bobot jenis lebih besar dari 5 gr/cm3, terletak di sudut kanan bawah sistem periodik, mempunyai afinitas yang tinggi terhadap unsur S dan biasanya bernomor atom 22 sampai 92 dari perioda 4 sampai 7 (Miettinen, 1977).

Mangrove adalah komunitas vegetasi atau tumbuhan pantai tropis yang mampu menyesuaikan diri dan tumbuh di daerah berlumpur atau daerah tergenang pasang surut.

Metabolisme adalah proses pengolahan (pembentukan dan penguraian) zat -zat yang diperlukan oleh tubuh agar tubuh dapat menjalankan fungsinya.

Mikroorganisme adalah makhluk hidup yang hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop.

Moluska adalah hewan bertubuh lunak yang terlindungi oleh lapisan mantel.

Nutrien adalah unsur atau senyawa kimia yang digunakan untuk metabolisme atau fisiologi organisme.

Organisme adalah berbagai makhluk hidup yang ada di daratan maupun perairan.

Organisme air adalah makhluk hidup yang sebagian besar hidupnya di dalam air.

Partikel adalah bagian kecil dari suatu benda.

Pemijahan adalah pengembang biakan suatu organisme.

PH adalah derajat keasaman untuk mengukur kadar asam atau basa pada suatu larutan.

Predator adalah binatang yang berburu dan memangsa binatang lain atau pemangsa.

Primata merupakan suatu makhluk hidup yang memiliki kekrabatan dekat dengan manusia ,ex orang utan.

Produsen adalah penghasil suatu barang yang dibutuhkan konsumen

Populasi adalah sekelompok mahkluk hidup dengan spesies yang sama, yang hidup di suatu wilayah yang sama dalam kurun waktu yang sama pula.

Produksi sekunder adalah suatu kegiatan yang menghasilkan suatu hasil barang untuk kebutuhan sehari hari.

Protozoa merupakan hewan bersel satu, yang umumnya berukuran mikroskopis, dan hidup di tempat yang lembab dan berair.

Populasi adalah sekelompok makhluk hidup sejenis yang hidup di wilayah dan waktu yang sama.

Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan urutan tertentu.

Rantai makanan detritus merupakan rantai makanan sisa contoh bakteri pengurai.

Rantai makanan langsung adalah peristiwa makan memakan mulai dari tingkatan trofik terendah yaitu fitoplankton sampai ke tingkatan trofik tertinggi yaitu ikan karnivora berukuran besar, mamalia, burung dan reptil .

Rawa adalah lahan genangan air secara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri khusus secara fisika, kimiawi dan biologis.

Relung (niche) merupakan tempat tinggal organisme dan juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan.

Respirasi adalah suatu proses pengambilan O2 lalu memecah senyaw organik menjadi CO2 , H2O, dan energi.

Salinitas adalah kadar garam air laut.

Sampah organik adalah kotoran yang berasal dari tumbuh tumbuhan dan dapat membusuk.

Satwa liar adalah hewan yang hidup di alam bebas.

Sedimentasi adalah proses pemisahan padatan dari cairan dengan menggunakan gaya gravitasi untuk mengendapkan partikel suspensi.

Semak belukar adalah suatu kategori tumbuhan berkayu yang dibedakan dengan pohon karena cabangnya yang banyak dan tingginya yang lebih rendah, biasanya kurang dari 5-6 meter.

Senyawa organoklorin adalah zat pestisida yang sangat berbahaya karena residunya masih tertinggal dalam waktu yang lama.

Siklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen.

Spesies adalah jenis suatu makhluk hidup yang membedakan satu dangan yang lain.

Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae.

Tingkat trofik merupakan drajat hidup makhluk hidup dilihat dari rantai makanan.

Variabilitas adalah ukuran yang menunjukkan tersebarnya data pengamatan di sekitar mean.

Zooxanthellae adalah suatu jenis algae yang bersimbiosis dalam jaringan karang.

sumber: bank google

One Response to “DAFTAR ISTILAH”

  1. Resume Mata Kuliah Ekologi Laut Tropis « DIVER'S OCEANIC

    […] Ekologi pertama kali diperkenalkan oleh Haeckel pada tahun 1860an. Istilah ekologi berasal dari kata “oikos” yang berarti rumah dan “logos” yang berarti ilmu. Jadi ekologi adalah ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.. Dalam ekologi laut, dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu ekologi 1) Ekologi Laut Tropis, 2) Ekologi Laut Subtropis dan 3) Ekologi Laut Kutub. Masing-masing ekologi ini memiliki karakteristik yang khas sesuai dengan kondisi geografis daerah masing-masing. Berdasarkan tingkat produktivitasnya, ekologi laut tropis memiliki produktivitas paling tinggi hal ini dikarenakan sinar matahari yang menyinari secara terus-menerus sepanjang tahun (hanya terdapat musim kemarau dan musim penghujan). Kondisi ini merupakan kondisi optimal bagi produksi fitoplankton yang merupakan produsen primer dimana organisme ini memerlukan sinar matahari untuk proses fotosintesis. Sedangkan ekologi laut subtropis memiliki tingkat intensitas sinar matahari yang bervariasi menurut musim dimana wilayahnya terdiri dari empat musim (dingin, semi, panas, gugur). Setiap musim memilki tingkat produktivitas yang berbeda, pada saat musim semi tingkat produktivitasnya paling tinggi, sedangkan pada saat musim dingin tingkat produktivitasnya paling rendah. Kemudian ekologi laut kutub memilki tingkat produktivitas yang paling rendah dibandingkan ekologi laut lainnya. Masa produktivitas di ekologi laut kutub sangat pendek antara bulan Juli atau Agustus. Baru pada saat musim panas fitoplankton akan tumbuh. rantai makanan dan struktur trofik komunitas berbeda pada tiap tiga jenis ekologi diatas (laut tropik, laut subtropik, laut kutub). Secara umum dari ketiga jenis ekologi diatas jaring-jaring makanan diatas terdiri dari algae, herbivora, penyaring predator dan predator tertinggi. Jumlah dan jenis masing-masing tingkat tropik pada tiap jenis ekologi berbeda dimana ekologi laut tropic memilki tingkatan tropik yang paling banyak, kemudian diikuti oleh ekologi laut subtropis dan yang paling sedikit adalah ekologi laut kutub. EKOLOGI LAUT TROPIK Ekologi laut tropik memiliki karakteristik yang khas dimana keanekaragamannya sangat tinggi. Ekologi laut tropik dapat kita temukan ekosistem-ekosistem yang khas seperti ekosistem mangrove, ekosistem lamun, ekosistem terumbu karang. Pada ekosistem-ekosistem ini dapat kita jumpai berbagai jenis makhluk hidup yang hidup pada ekosistem ini. Habitat merupakan tempat hidup dan tempat tinggal organisme. Habitat dalam batas tertentu sesuai dengan persyaratan hidup makhluk hidup yang menghuninya dimana tiap habitat mempunyai cara-cara tertentu sehingga menharuskan setiap makhluk hidup yang tinggal didalamnya harus beradaptasi dengan lingkungannya. Adaptasi dibedakan menjadi tiga yaitu adaptasi fisiologis, adaptasi morfologis, dan adaptasi kultural. Sehingga dalam adapatasi organisme bisa saja terjadi evolusi. NICHE Konsep relung (niche) pertama kali dikembangkan oleh seorang ilmuwan inggris yaitu Charles elton (1927). Niche atau nicia atau ecological niche tidak hanya meliputi ruang atau tempat yang ditinggali organisme, tetapi juga peranannya dalam komunitas dan posisinya pada gradient lingkungan antara lain temperatur, kelembaban, pH tanah dan kondisi-kondisi lain. Konsep ini menerangkan bahwa organisme tidak hanya bergantung dimana organisme itu hidup, tetapi juga pada apa yang dillakukan organisme termasuk mengubah energi, bertingkah laku, bereaksi, mengubah lingkungan fisik maupun biologi dan bagaimana organisme dihambat oleh organisme lain. Pengetahuan tentang niche (relung) diperlukan untuk memahami berfungsinya suatu komunitas dan ekosistem dalam habitat utama. Perlu diketahui tentang kepadatan populasi, metabolisme secara kolektif, pengaruh faktor abiotik terhadap yang lainnya. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s